Menghentikan Nafsu Membeli

Seringkali kita pada saat berjalan di pusat pembelanjaan, baik yang modern ataupun tradisional, kita melihat barang-barang yang baru. Tidak terkecuali iklan baik di media cetak, digital maupun di media lainnya.

Banyak yang bermunculan pada diri kita, “lucu sekali”, “bagus warnanya” sampai “pasti cocok kalau itu aku pakai”. Selain kometar itu, mungkin yang lewat dalam pikiran kita, “itu barang pasti akan aku butuhkan”.

Tanpa kita sadari itulah kuatnya dari yang namanya kekuatan marketing. Begitu kuat hingga masuk ke dalam otak bawah sadar kita.

Saya mencoba untuk berbagi cara mengurangi keinginan untuk membeli. Kurangi jalan-jalan di mall, pasar; jadwalkan belanja bulanan; kurangi menonton televisi atau paling tidak bijak memilih program tv yang dilihat. Kurangi jelajah di situs-situs belanja; situs berita yang penuh iklan.

Dasar yang perlu kita tanamkan di  diri kita adalah syukuri sesuatu yang kita miliki, beli sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, pikir masak-masak dan berulang-ulang sebelum membeli barang yang bukan barang pokok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s