Kebutuhan Dasar Manusia

Setiap manusia memiliki hasrat kebutuhan dan hasrat keinginan , yang memiliki tingkatan berbeda-beda di tiap individu.

Kenapa kebutuhan berada di awal sebelum keinginan? Hal ini dikarenakan manusia akan berusaha memenuhi kebutuhan, dan setelah kebutuhan terpenuhi akan berganti menjadi hasrat keinginan.

Kita ambil dari Joshua Becker; penulis blog becomingminimalist.com, manusia memiliki tahapan terhadap pemenuhan hasrat kebutuhan dan hasrat keinginan.

Keamanan, ini adalah hasrat yang paling fundamental (dasar) yang harus dipenuhi. Di sini minimal adalah sandang (baju), pangan (makanan minuman) dan papan (papan). Yang dimaksud di sini pemenuhan ketiga hal tersebut yang dibutuhkan manusia untuk dapat hidup.

Kenyamanan, setelah terpenuhi hasrat Keamanan selanjutnya manusia akan bergeser untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Baju yang lebih trendi, makan di tempat yang nyaman tanpa perlu masak sendiri, rumah yang lebih besar atau mungkin mobil yang lebih bagus.

Kemewahan, tahapan berikutnya manusia akan berusaha mendapat sesuatu yang lebih dari nyaman. Apakah itu rumah di kawasan elit, mobil yang lebih mewah, handphone yang paling update?

Kemenangan, tingkatan tertinggi dan di tingkatan ini manusia tidak akan ada habisnya untuk terus dan terus berusaha mencapainya. Di sini manusia akan menonjolkan egonya, yaitu menjadi yang paling dari individu lainnya. Berharap lebih terhormat, terkenal, lebih disanjung dan seterusnya dan ini tiada akan ada habisnya.

Dari uraian tingkatan itu kita dapat mengetahui, di posisi mana kah kita berada. Di hidup minimalis, kita akan memilih untuk memenuhi apa yang menjadi essensial/penting di kehidupan kita dan menemukan apa tujuan hidup kita di kehidupan individu, sosial serta spiritual.

2 thoughts on “Kebutuhan Dasar Manusia

  1. Semakin banyak orang yang ingin memenuhi kebutuhannya hanya dari segi esensi. Mayoritas, jika sudah memenuhi kebutuhan dasar, selalu ingin memenuhi kebutuhan lainnya, yang terkadang sejatinya tidak dibutuhkan, dan hanya mengejar gengsi saja.

    Terima kasih sudah berbagi, Mas Idham? Salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s